Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Selasa, 28 Juni 2011

Cara Mengitung dan mengukur Resistor


Alat ukur untuk mengetahui besarnya resistansi tahanan (Resistor) adalah AVO meter (Ampere, Volt, Ohm meter) atau biasa disebut dengan multimeter. Ada dua tipe multimeter yang dapat digunakan untuk mengukur besaran-besaran lisrtrik dan elektronik yaitu multimeter analog dan multimeter digital.

Jika pengukuran dilakukan dengan multimeter analog, hasil pengukuran dapat dilihat melalui pergerakan jarum meter di atas skala yang sesuai dengan selektor yang dipilih. Usahakan jarum positif dan jarum negatif pada multimeter analog jangan sampai terbalik saat pengukuran tegangan DC (searah), disamping itu pemilihan selektor dan skala harus tepat karena dapat mengakibatkan rusaknya alat ukur tersebut. Multimeter digital, meskipun lebih mahal tetapi relatif lebih aman saat pengukuran terbalik atau selektor berada pada nilai terendah. Hasil pengukuran pun lebih mudah terlihat karena tampil pada display 7 segment seperti kalkulator.

Pengukuran Resistor Cara mengukur resistansi sebuah Resistor atau gabungan Resistor adalah dengan menempelkan jarum positif dan jarum negatif multimeter di setiap ujung sebuah resistor atau gabungan resistor yang tersusun seri, paralel, atau seri paralel. Sebelum pegukuran, pastikan selector pada mutilmeter berada pada posisi Ohm Meter. Untuk pengukuran resistansi, jarum positif dan negatif multimeter dapat dipasang bolak-balik.

Perhitungan Resistor Untuk melakukan perhitungan resistansi sebuahResistor tentu sangat mudah, cukup dengan melihat kode warna atau notasi tertulis. Apabila Resistor tersebut sudah dikombinasikan dengan Resistor lain dalam sebuah rangakaian seri, paralel, atau seri-paralel harus menggunakan beberapa rumus yang relevan sebagai dasar perhitungan.
Rangkaian Resistor Seri
R Total = R1 + R2 + ... Rn


Rangkaian Resistor Paralel
1/R Total = 1/R1 + 1/R2 + ... 1/Rn


Contoh Perhitungan Resistor

1. Rangkaian Resistor Seri

Pemecahan
Gunakan rumus Resistor seri
R Total = R1 + R2 + R3
R Total = 15 + 5 + 30
R Total = 50 Ohm

2. Rangkaian Resistor Paralel

Pemecahan
Gunakan rumus Resistor paralel
1/R Total = 1/R1 + 1/R2 + 1/
R3
1/R Total = 1/15 + 1/15 +
1/30
1/R Total = 2/30 + 2/30 +
1/30
1/R Total = 5/30
R Total = 30/5
R Total = 6 Ohm

3. Rangkaian Resistor Seri Paralel

Pemecahan
Gunakan rumus Resistor seri
dan Resistor paralel (gabugan)
R Total = R1 + (R2 // R3)
1/RA = 1/R2 + 1/R3
1/RA = 1/30 + 1/30
1/RA = 2/30
RA = 30/2
RA = 15 Ohm
R Total = R1 + RA
R Total = 15 + 15
R Total = 30 Ohm

Keterangan
1. // = Paralel
2. + = Seri
3. RA = R Total dari R2 dan R3

4. Rangkaian Resistor Seri Paralel

Pemecahan
Gunakan rumus Resistor seri
dan Resistor paralel (gabugan)
R Total = R1 // (R2 // R3) //
R4
RA = R2 + R3
RA = 20 + 40
RA = 60 Ohm
1/R Total = 1/R1 + 1/RA + 1/
R4

1/R Total = 1/60 + 1/60 +
1/60
1/R Total = 3/60
R Total = 60/3
R Total = 20 Ohm

Keterangan
1. // = Paralel
2. + = Seri
3. RA = R Total dari R2 dan R3

0 komentar:

Posting Komentar